Sunday, 3 November 2019

Bersandar Hati


Saat lagi bersedih gini kadang aku merasa bahwa aku orang yang paling tidak beruntung di dunia ini. Mengapa aku merasa hal-hal yang tidak mengenakkan selalu terjadi kepadaku. Lagi dan lagi.
Seakan bahwa memang semesta tidak pernah mengizinkanku untuk merasakan hal yang layak aku dapatkan. Apakah ini karena dosa-dosaku yang terlalu banyak sehingga ini balasan apa yang ku lakukan di masa lalu?
Usia ku semakin bertambah. Lantas apa yang telah aku dapatkan di usiaku yang sekarang? 
Aku gak pandai mengungkapkan apa yang ku rasa. Di usia ku yang sudah menginjak kepala 2 ini. Lingkaran pertemanan ku makin mengecil. Sudah tau ku orang yang tak pandai bergaul. Bahkan teman dekat semasa kuliah hanya bisa di hitung dengan jari. Lantas bagaimana dengan kehidupanku yang sekarang?

Aku tau aku gak boleh menyerah menjalani kehidupan ini, aku juga tau masih banyak di luar sana yang kurang beruntung dari pada aku. Tapi apakah aku tidak boleh mengeluh sama sekali atas apa-apa yang telah terjadi? Manusiawi bukan?

Hampir setiap hari selalu berpikir positif, bahwa segala sesuatu yang terjadi sudah kehendak Allah. Suka atau engga, senang atau sedih. Itu sudah Allah takdirkan untukku.

Tapi sulit yaAllah. Aku slalu menangis disaat aku sedang sendirian. Maafkan aku yaAllah. Padahal aku tidak boleh seperti ini. Padahal di dalam Surat Al-Imran : 139 engkau mengatakan bahwa : Dan janganlah kamu (merasa) lemah, dan jangan (pula), bersedih hati. Sebab kamu paling (tinggi) derajatnya, jika kamu orang beriman.


Astaghfirullah, Maafkanlah Rahmah yaAllah. Engkau memang maha mengetahui segala sesuatu. Mungkin ini terjadi karena engkau sayang kepada ku. Agar aku lebih makin mencintaimu. Kuatkanlah cintaku padamu yaAllah. Berikanlah pengampunan atas segala dosa-dosaa ku baik yang di sengaja ataupun yang di sengaja.

Berikanlah aku kekuatan yaAllah. Berikanlah aku petunjukmu mengenai ini semua. Hanya engkau lah maha pemberi petunjuk.

Hanya engkaulah tempat bersandar hati.

Review Film : Exit (2019)






Sinopsis

Film “Exit 2019” menceritakan tentang seorang bernama Yong-Nam (Cho Jung-Seok) telah menganggur selama bertahun-tahun. Dia mengadakan perayaan ulang tahun ke 70 untuk ibunya di aula konvensi. Di sana, Yong-Nam bertemu dengan Ui-Joo (Yoona). Dia lulus dari universitas yang sama dengan Yong-Nam. Pada saat itu, gas beracun menyebar ke seluruh kota.

Detail 

Movie: Exit
Revised romanization: Ekshiteu
Hangul: 엑시트
Director: Lee Sang-Geun
Writer: Lee Sang-Geun
Producer: Baek Hyun-Ik
Cinematographer: Kim Il-Yeon
Release Date: July 31, 2019
Runtime: 103 min.
Genre: Disaster / Action-Comedy
Distributor: CJ Entertainment
Language: Korean
Country: South Korea

Aku sebenarnya udah lama banget pengen nonton film Exit ini. Tetapi karena waktu yang belum memungkinkan untuk nonton, akhirnya setelah pulang dinas malem aku coba sempat-sempatin untuk nonton. Penasaran sih karena banyak yang membicarakan fim Exit yang di bintangi oleh Yoona SNSD dan Jo Jung-suk ini. Di instagram apalagi, banyak banget yang bilang katanya bagus.
Tayang di Korea nya tanggal 31 Juli 2019. Tapi aku baru nonton bulan November 2019 hehe. 
Awalnya aku kesulitan cari link untuk download film ini. Karena menurutku lebih mudah download drama Korea dari pada film. 
Tapi akhirnya aku menemukan aplikasi drakor.id yang benar-benar di khususkan untuk drama dan film korea. Kalian bisa streaming atau download melalui aplikasi ini.
Kalau aku pribadi nonton film lebih ke streaming aja dari pada download.

Berdurasi selama 103 menit lumayan membuat perasaan aku deg-degan sendiri selama menonton film ini. Tegang, penasaran, kocak, sedih. Semua aku rasain dalam film ini. Cerita ini bermula dengan Yong Nam (Jo Jung Suk) yang  menjadi seorang pengangguran selama bertahun-tahun, bahkan ada scene dimana Yong Nam ini mendapat pesan yang berisikan ia di tolak (lagi) dalam melamar pekerjaan. Sehingga mungkin itu yang membuat dia merasa bahwa ia gagal dan tak berarti.

Banyak orang asing yang kerap memberikan tatapan serta ucapan miring kepada Yong-nam. Bahkan keponakannya sendiri yang bernama Jiho pun kurang menyukainya lantaran ucapan miring yang ditujukan kepada pamannya. Mungkin ia merasa malu.

Tetapi meskipun begitu, setiap harinya Yong Nam selalu melatih kekuatan otot-ototnya dengan berolahraga di sekitar rumah.
Yong Nam yang pada masa kuliahnya memiliki hobi panjat tebing pun masih menyimpan perlengkapan panjat tebingnya dengan baik di kamarnya. Tetapi kakak perempuan dari Yong Nam (Ibu dari Jiho) ini tidak menyukai Yong Nam yang masih saja menyimpan perlengkapan panjat tebingnya, padahal sudah disuruh untuk membuangnya.

Suatu hari, Yong Nam merayakan ulang tahun ibunya yang ke-70 di sebuah hotel yang letaknya cukup jauh dari rumahnya. Di acara itu, ia bertemu dengan Eui Ju (Yoona), asisten manajer hotel yang pernah disukainya dulu.
Diaaat pertemuan pertama mereka kembali. Yong Nam berbohong bahwa ia adalah seorang manajer, Eui Joo sendiri adalah asisten manager di hotel tersebut.

Ketika perayaan tersebut berlangsung. Ditempat lain, terlihat 
seorang pria (mungkin teroris pikirku) mengendarai truk besar berisi dua tangki gas.
Ia meledakkan dua tangki besar gas beracun yang meracuni warga sekitar hingga menyebar ke seluruh kota. Termasuk hotel tempat Young Nam berada. Gas tersebut sangat berbahaya dan mengancam nyawa siapa saja yang menghirupnya sampai membuat kulit terlihat ruam merah bahkan sampai membuat sesak nafas.

Pada awalnya Yong Nam dan keluarganya tidak menyadari terjadi kekacauan di luar hotel, hingga pada akhirnya mereka mendengar suara dentuman keras secara tiba-tiba dan membuat kaca hotel yang mereka tempati pecah akibat ledakan tabung gas tersebut.

Mereka panik hendak melarikan diri keluar hotel, akan tetapi di luar hotel sudah terjadi kekacauan yang luar biasa, bahkan terlihat asap yang sudah mengepung tempat mereka berada. Hingga sudah meracuni Kakak kandung Yong Nam yang pada saat itu sudah terlanjur menghirup gas beracun tersebut.

Yong Nam yang panik meminta semua orang agar segera ke rooftop hotel. Awalnya mereka sempat gak percaya kepada Yong Nam. Yong Nam pun putus asa. Tetapi setelah mendengar kabar dari media sosial bahwa dianjurkan untuk ke rooftop untuk menyelamtkan diri. Akhirnya mereka pun segera pergi ke rooftop.

Sayangnya pintu rooftop tidak bisa dibuka lantaran kunci nya tertinggal di tempat security lantai satu. Sementara asap sudah memasuki gedung hotel tersebut.
Salah satu cara yang dibisa di lakukan yaitu pintu hanya bisa dibuka dari luar. 
Mereka panik ditambah dengan keadaan kakak kandung Yong Nam yang semakin memburuk akibat dari menghirup asap tersebut.

Akhirnya, Yong Nam pun berpikir agar bisa mencapai  ke rooftop. Cara yang dilakukannya pun dengan memanjat dinding hotel yang dapat membahayakan nyawa dan membuat semua keluarganya panik termasuk Eui Joo.

Aku deg-degan parah disini, membayangkan bagaimana loncat dari gedung satu ke gedung lainnya dengan memanfaatkan alat yang dimiliki saat itu. Tapi Yong Nam yakin bahwa ia mampu dan bisa. Dengan berbekal keahlian yang ia punya yakni memanjat tebing. Pada akhirnya ia mampu melompat dari gedung satu ke gedung lainnya.

Karakter lain yang juga menarik perhatian adalah salah satu keponakan Yong Nam yang perempuan yang memanfaatkan media sosial untuk mengetahui perkembangan bencana.
Tak hanya itu, keponakan Yong Nam ini juga memanfaatkan teknologi video call untuk memantau pergerakan Yong Nam saat keluarganya panik tidak bisa melihatnya memanjat gedung. 
Wah jujur aku ga nyangka di scene ini. Bisa gitu ya kepikiran sampai kesana. Aku kalau udah panik bingung pasti mau ngapain. Film ini benar-benar memanfaatkan apa yang ada pada saat itu.

Karena genrenya terdapat komedi juga, ada beberapa scene yang membuat aku tertawa padahal lagi serius.
Setelah sampai di rooftop helikopter penyelamat pun datang, 
karna helikopter yang datang ke tempat mereka pun tidak secepat dibayangkan. Mereka harus bekerja keras lagi untuk menarik perhatian agar helikopter segara mengevakuasi mereka.
Eui Joo pun memiliki ide agar membuat sinyal dengan memanfaatkan flash lampu di handphone sambil berteriak-teriak gitu dan sampai menggunakan sound system loh. 
Sayangnya saat helikopter datang hanya Yong-Nam dan Eui-Ju harus ditinggal di tempat karena karena kapasitas angkut yang berlebih.
Mereka harus menunggu tim penyelamat lain yang tidak tau datangnya kapan. Di sisi lain, gas beracun tetap menyebar dan mulai terangkat naik ke udara, sehingga waktu menipis dan mereka berdua harus mencari cara untuk berpindah ke gedung lain yang lebih tinggi untuk menghindari gas beracun itu.

Kerja sama antara Yong Nam dan Eui Joo ini benar-benar luar biasa didukung dengan background mereka yang memang pamanjat tebing. Bagaimana mereka bisa bergerak dari gedung satu ke gedung lainnya. Ditambah jarak masing-masing antara gedung cukup jauh. Karena bertahan dengan keadaan seperti itu memang sulit sekali dilakukan. Beruntungnya mereka berdua memiliki background tersebut.

Satu lagi, hal yang membuat aku tersentuh ada scene di mana mereka harus merelakan orang lain di evakuasi terlebih dahulu dari pada mereka. Dalam film ini juga mengajarkan kita untuk tetap peduli dan memprioritaskan orang lain yang lebih membutuhkan. Seperti orang tua dan anak-anak. Keren juga sama sifat kedua tokoh utama yang bisa dibilang tidak egois sama sekali. 2 kali mereka harus merelakan agar tidak di evakuasi oleh helikopter penyelamat.

Disini juga ditunjukkan kekuatan social media yang membuat mereka juga akhirnya bisa diselamatkan. Karena hanya tinggal berdua tanpa alat komunikasi sama sekali tapi bisa selamat karena ada drone yang menangkap pergerakan mereka hingga mereka bisa viral di social media dan televisi. 

Benar-benar gak akan menyangka bahwa teknologi bisa menyelamatkan mereka berdua dari bahaya nya gas beracun saat itu. Film ini mengangkat tema tentang keluarga juga di mana mereka saling peduli dengan berjuang bahu membahu menolong sesama.
Walaupun Yong Nam seorang pengangguran yang akut. Tapi keluarga nya sangat peduli serta menyayangi Yong Nam.

Satu lagi, di akhir cerita aku berekspektasi Yong Nam dan Eui Ju akan menjadi sepasang kekasih. Tetapi sampai akhir film selesai pun penonton tidak diberi kesempatan untuk melihat jalinan kisah cinta mereka. Sepertinya sutradara Lee Sang-Geun memang sengaja membiarkan seperti itu agar penonton berimajinasi sendiri jalan cerita mengenai kedua tokoh utama tersebut.

Film ini benar-benar aku sarankan untuk ditonton, buat menghibur dan mengajarkan bahwa teknologi benar-benar tetap masih bisa di manfaatkan di saat bencana terjadi. Film ini akan aku kasih rate 9,5/10.

Setelah ini aku mau mencoba nonton film Parasite yang katanya juga bagus jalan ceritanya. Setelah itu aku akan review ke kalian.

Terima Kasih, mohon maaf apabila terdapat kekurangan. 

Salam 
Rahmah.



Saturday, 2 November 2019

Air Mata #1


Tidak ada mengikhlaskan tanpa air mata. Sebab bagaimanapun tidak ada hati yang baik-baik saja menghadapi perpisahan.
Bahkan sebelum itu terjadi, terkadang hadirku saja tidak di hargai. Apalagi dengan perginya aku, tidak mungkin di cari.
Karena saat yang paling menyakitkan adalah sebenarnya ada, tetapi tidak di anggap keberadaannya. 
Sementara kamu, kadang datang tiba-tiba. Kadang pergi tanpa suara. Karena seperti itu adalah hal yang paling kamu sukai bukan?

Sekarang melupakan kamu mungkin sulit. Tapi lambat laun aku pasti bisa.

Aku masih tak mengerti keadaan sekarang. Kamu itu benar menyayangiku atau tidak dapat melepaskanku?

Sebenarnya, bukan. 
Bukan kamu yang berubah. ASLINYA kamu memang gitu. Tapi kalau sekarang. Lebih parah. Hehe. Tak apa.

Kita itu sering bertengkar, marah, kecewa, curiga, cemburu. Tapi tolong ingatkan aku ya untuk tetap bertahan meski sulit. 

Salam,
Rahmah.

Kecewa


Pernah gak saat kamu sedih dan merasa kecewa tapi tidak orang yang menjadi tepat curahan hati?

Aku pernah. Sering bahkan.

Aku gak tau apa yang membuatku seperti itu. Banyak. Karna satu dan lain hal. Ya Allah, maafkanlah aku. Aku baru menyadarinya sekarang. Rasa kecewa dan sedihku ini terjadi karena aku yang terlalu berharap akan sesuatu. Padahal tidak dianjurkan bagi kita untuk berharap kepada selain engkau.

Apa rasa kecewa dan sedihku ini terjadi karena engkau merindukanku agar aku menceritakan segala sesuatu kepadamu? Berikanlah pengampunan atas kesalahanku ini yaAllah.

YaAllah maafin Rahmah yaAllah.
Terkadang permintaanku ini terlalu banyak, sementara ibadahku gak sesuai.


Tuesday, 22 October 2019

Ceritaku Kepada Langit Malam #1

Aku capek hari ini. Aku lelah. Aku butuh teman cerita. Kamu mau gak jadi pendengar cerita aku lagi seperti dahulu. Hehehe

Tapi sayang, yang biasanya kita dekat banget. Sekarang jadi sejauh ini.
Kamu apa kabar? Kok betah banget hilang-hilangan sih. Gak rindu sama aku ?

Kamu tau kenapa aku sekarang menghindar? Karena aku sadar bahwa aku memang bukan seseorang yang kamu prioritaskan sekarang.

Aku tau posisi ku sekarang. Kamu gak usah khawatir.

Tapi semenyebalkannya kamu bagi aku, kamu tetap orang yang aku kepoin setiap hari. Jangan tanya,bagaimana bisa?

Tapii, Terkadang aku merasa sudah menjadi orang asing bagi kamu.

Aku sekarang lagi rindu obrolan kita seperti dahulu, masa dimana kamu paling senang cerita perihal apa yang terjadi hari itu. Kamu menceritakan. Sedangkan aku diam mendengarkan. 

Tapi bagaimana dengan sekarang? 

Untuk sekarang aku hanya bercerita pada langit malam yang ku tatap. Langit itu tidak merespon ucapanku. Berbeda sekali dengan kamu.

Menurut kamu apa yang lebih menyakitkan dari jarak? Kalau menurutku Kamu sebenarnya dekat. Namun perasaan jauh..

Udah dulu ya, ku mau tidur. Selamat tidur untuk kamu ya.
Tetap semangat. Jangan lupa bahagia.

Salam,
Rahmah.

Xoxo

23:14 WIB

Monday, 21 October 2019

Untuk Kamu #3 : Tentang Kita



Bukan melupakan. Hanya saja berhenti sementara buat memikirkan. Ada lelah yang sulit dijelaskan. Ada hati yang benar-benar tidak ingin terlihat kalau ia benar terluka.

Untuk sesuatu yang aku jaga. Sesuatu yang aku genggam erat. Sesuatu yang aku begitu sayangi. Aku baru menyadari bahwa dari sesuatu itulah yang justru berpotensi menyakiti. Seperti kamu yang 'sesuatu'.

Sebenarnya yang di egois di 'kita' ini siapa?
Kamu sekarang lebih banyak menghindar dan menutup semuanya dengan diam. Kerap kali seperti itu. Aku jadi bingung. Padahal aku mencoba untuk menjelaskan. Menjelaskan bukan berarti aku marah. Justru supaya kamu paham. Agar kita tak berselisih paham.

Meski pernah berpikir untuk menjauh tapi pada akhirnya hatiku tetap saja luluh sama kamu. Padahal pernah dibuat kecewa untuk kesekian kalinya. Ada sakit yang luar biasa saat aku menyadari bahwa 'kita' tak lagi sama.

Jujur saja sekarang aku gak bisa membedakan antara cuek dan gak peduli. Aku sering bertanya akhir-akhir ini perihal siapa 'kita'. Bukan untuk menuntut, bukan untuk meminta,hanya sekedar ingin tahu: siapa aku di mata kamu?

Kamu tau? 
Saat kabar kamu sudah menjadi hal sulit untuk aku ketahui, saat itu pula aku belajar membiasakan diri. Belajar untuk gak khawatir, belajar apa yang direncanakan oleh semesta. Ketiadaan kabar kamu, membiasakan diri aku yang tanpa 'kamu'.

Aku pernah berpikir, sebenarnya kita sedang mempertahankan hubungan atau menunda perpisahan?
Jika bosan, coba bicaralah.
Jika gak mau lagi, jujurlah.
Jangan diam, lalu menghilang.
Jangan menggantung, lalu meninggalkan.
Hubungan gak seperti itu.

Berpura-pura bahwa semuanya baik-baik itu menyakitkan loh. Karena luka tercipta dari seseorang yang kita anggap istimewa. Kayak kamu. Hujan tak tau ia jatuh untuk siapa. Tapi air mata tau, ia jatuh untuk siapa.

Mungkin menjauh adalah hal yang bisa 'kita' lakukan sekarang. Menjauh bukan berarti memutuskan silaturahmi. Dengan kata lain jaga jarak. Tak apa untuk saat ini kita menjauh. Tak usah risau, Jika Allah berkehendak, pasti kita akan di pertemukan kembali dengan ikatan yang halal..

Karena bagi Allah menyatukan Langit dan Bumi saja mudah. Apalagi menyatukan 'kita'. Fokus saja apa yang ingin 'kita' capai saat ini.
Saling menjaga, titipkan semua rasa pada-Nya.
Semoga Allah meridhoi niat baik :)

Sudahlah, aku tidur ya. Ingat fisik juga butuh istirahat.

Salam,
Rahmah.

Xoxo

Dari aku untuk kamu.
JANGAN LUPA BAHAGIA YA💕💯

Lirik Lagu 2 Fast - SuperM + Arti


Informasi Lagu Super M- 2 Fast









Artist : SuperM
Judul Lagu : 2 Fast
Album : SuperM - The 1st Mini Album
Released: Oct 4, 2019
Label : 2019 SM Entertainment
[Intro]
Ah, yeah, yeah, yeah
Ah, yeah, yeah, yeah
Ah, yeah, yeah, yeah
Ah, yeah, yeah, yeah
[Verse 1]
한순간에 덮친 기시감
말로 없는미묘함
What you say, what you say now?
One sec, 초침의
사이에 no, no, no, no
이미 느꼈어 뭔가
찰나의 분초
감정의 파도는 높아지네
No 걷잡을 없게
[Pre-Chorus]
네가 한걸음
맘은 저기 위를
바퀴쯤 같아
[Chorus]
숨을 내쉬기도 전에
나를 사로잡지 too fast, too fast, no, too fast
눈과 눈이 스치기도 전에
나를 사로잡지 too fast, too fast
아주 작은 세포 하나까
[Refrain]
Too fast (Keep it moving)
Too fast (Keep it moving)
Oh-ooh (Keep it moving)
Too fast (Keep it moving; Come on)
[Verse 2]
(Uh) Girl, 한계치를 넘은 열기
머리칼이 너로 곤두서는 느낌 (Woop)
뭐라 정의를 내리겠니
이론 혹은 명제 따윈 너로 인해
번에 무너져 (Alright)
나의 세곈 이미 이전과 이후로
나뉘어 버려 (Yeah)
[Post-Chorus]
(Woah)
놓치기엔 너무 분명한
안에 퍼져버린 강렬함
[Pre-Chorus]
멍하니 바라볼
황홀을 헤매다 보니 (Oh, yeah)
벌써 밤이 같아
[Chorus]
숨을 내쉬기도 전에
나를 사로잡지 too fast, too fast, no, too fast
눈과 눈이 스치기도 전에
나를 사로잡지 too fast, too fast
아주 작은 세포 하나까지, too fast
[Bridge]
짧은 사이
모든 것이 너로 가득 (Ah)
너로 인해 나로 인해
완전해진 같아
[Refrain]
Two fast (Oooo)
Two fast (Oooo)
Eh, eh, eh, baby (Keep it moving)
Too fast (Keep it moving)
Uh-ooh (Keep it moving)
Yeah, yeah, yeah, come on (Keep it moving)
(Oooo)
(Oooo)
Eh, eh, baby
[Chorus]
숨을 내쉬기도 전에 (Baby, you know)
나를 사로잡지 too fast, too fast, no, too fast
눈과 눈이 스치기도 전에
나를 사로잡지 too fast, too fast
아주 작은 세포 하나까지 (하나까지)
Too fast
[Outro]
(Keep it moving)
Moving too fast
(Keep it moving, moving)
(Keep it moving)
Moving too fast
(Keep it moving, moving)
(Keep it moving)
Moving too fast
(Keep it moving, moving)
(Keep it moving)
Moving too fast
(Keep it moving)
Too fast
[Romanization:]
hansungane deopchin gisigam
neon mallo hal su eopsneun mimyoham
What you say what you say now
one sec chochimui han kan
geu saie no no no no
nan imi neukkyeosseo mwonga
han chalnaui buncho
gamjeongui padoneun nopajine
No geotjabeul su eopsge
nega ttak hangeoreum ol ttae
nae mameun jeogi byeol wireul
du bakwijjeum don geot gata
sumeul han beon naeswigido jeone
nareul sarojapji
2 Fast 2 Fast no 2 Fast
nungwa nuni seuchigido jeone
nareul sarojapji 2 Fast 2 Fast
aju jageun sepo hanakkaji
2 Fast
keep it moving
2 Fast keep it moving
Oh-ooh keep it moving
2 Fast keep it moving
Girl hangyechireul neomeun yeolgi
meorikari neoro gonduseoneun neukkim
mwora jeonguireul naerigessni
nae iron hogeun myeongje ttawin neoro inhae
dan han beone muneojyeo
naui segyen imi neo ijeongwa neo ihuro
nanwieo beoryeo
nohchigien neomu bunmyeonghan
nae ane peojyeobeorin gangryeolham
meonghani neol barabol ttae
hwanghoreul hemaeda boni
beolsseo bami doen geot gata
sumeul han beon naeswigido jeone
nareul sarojapji
2 Fast 2 Fast no 2 Fast
nungwa nuni seuchigido jeone
nareul sarojapji 2 Fast 2 Fast
aju jageun sepo hanakkaji
2 Fast
jjalpeun geu sai
modeun geosi neoro gadeuk cha
neoro inhae nan naro inhae neon
wanjeonhaejin geot gata
2 Fast
2 Fast
Eh eh eh baby
keep it moving
2 Fast keep it moving
Uh-ooh keep it moving
Yeah yeah yeah come on
keep it moving
Eh eh baby
sumeul han beon naeswigido jeone
nareul sarojapji
2 Fast 2 Fast no 2 Fast
nungwa nuni seuchigido jeone
nareul sarojapji 2 Fast 2 Fast
aju jageun sepo hanakkaji
2 Fast
keep it moving
Moving 2 Fast
keep it moving moving
keep it moving
Moving 2 Fast
keep it moving moving
keep it moving
Moving 2 Fast
keep it moving moving
keep it moving
Moving 2 Fast
keep it moving
2 Fast

Terjemahan Bahasa Indonesia

Perasaan melayang sesaat
 Anda tidak bisa mengucapkan kata-kata
 Apa yang Anda katakan sekarang?
 satu detik satu kuadrat dari tangan kedua
 Sementara itu tidak, tidak, tidak, tidak
 Saya sudah merasakan sesuatu
 Satu detik
 Gelombang emosi semakin tinggi
 Tidak di luar kendali
 Ketika Anda datang hanya satu langkah
 Hatiku ada di atas bintang-bintang
 Saya pikir ini tentang dua roda
 Sebelum bernafas
 Pikat aku
 2 Cepat 2 Cepat no 2 Cepat
 Bahkan sebelum salju dan salju menggosok
 Abadikan saya 2 Cepat 2 Cepat
 Hingga satu sel kecil
 2 Cepat
 terus bergerak
 2 Cepat terus bergerak
 Oh-ooh terus bergerak
 2 Cepat terus bergerak
 Gadis melampaui batas
 Merasakan rambutku ikal denganmu
 Apa yang kamu definisikan?
 Karena Anda, teori atau proposisi saya
 Hancur sekaligus
 Ketenangan saya sudah ada sebelum Anda dan setelah Anda
 Dibagi
 Terlalu jelas untuk dilewatkan
 Intensitas menyebar dalam diri saya
 Saat aku melihatmu
 Berkeliaran di trans
 Saya pikir ini sudah malam
 Sebelum bernafas
 Pikat aku
 2 Cepat 2 Cepat no 2 Cepat
 Bahkan sebelum salju dan salju menggosok
 Abadikan saya 2 Cepat 2 Cepat
 Hingga satu sel kecil
 2 Cepat
 Singkat di antara keduanya
 Semuanya dipenuhi dengan Anda
 Karena kamu, aku karena kamu
 Saya merasa sempurna
 2 Cepat
 2 Cepat
 Eh eh eh sayang
 terus bergerak
 2 Cepat terus bergerak
 Uh-ooh terus bergerak
 Yeah yeah yeah ayolah
 terus bergerak
 Eh eh sayang
 Sebelum bernafas
 Pikat aku
 2 Cepat 2 Cepat no 2 Cepat
 Bahkan sebelum salju dan salju menggosok
 Abadikan saya 2 Cepat 2 Cepat
 Hingga satu sel kecil
 2 Cepat
 terus bergerak
 Bergerak 2 Cepat
 terus bergerak
 terus bergerak
 Bergerak 2 Cepat
 terus bergerak
 terus bergerak
 Bergerak 2 Cepat
 terus bergerak
 terus bergerak
 Bergerak 2 Cepat
 terus bergerak
 2 Cepat